Diduga Dinas Pendidikan Rekomendasikan Tenaga Teknis Revitalisasi TK Amanah, Kepala Sekolah Sebut Libatkan Keluarga Dalam Pembangunan - Harian Trending

Breaking

About Us

ads header

Senin, 31 Agustus 2026

Diduga Dinas Pendidikan Rekomendasikan Tenaga Teknis Revitalisasi TK Amanah, Kepala Sekolah Sebut Libatkan Keluarga Dalam Pembangunan


Tulang Bawang Barat – Program Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 pada TK Amanah, Kabupaten Tulang Bawang Barat, mulai menjadi sorotan. Pasalnya, muncul dugaan adanya keterlibatan Dinas Pendidikan dalam merekomendasikan tenaga teknis untuk pelaksanaan kegiatan revitalisasi yang bersumber dari anggaran pemerintah.

Berdasarkan papan informasi yang terpasang di lokasi, pekerjaan Revitalisasi Satuan Pendidikan TK Amanah memiliki nilai bantuan sebesar Rp555.824.000, bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender. Pelaksanaan kegiatan tercantum dilakukan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP).

Sorotan muncul setelah adanya keterangan dari Kepala TK Amanah,, yang menyebut bahwa tim teknis dalam kegiatan revitalisasi tersebut direkomendasikan oleh Dinas Pendidikan.

Saat dikonfirmasi pada Senin (31/8/2026), kepala sekolah mengatakan bahwa tenaga teknis yang digunakan dalam kegiatan tersebut merupakan rekomendasi dari Dinas Pendidikan.

“Untuk tim teknis direkom dari Dinas, bang,” ujar Lina.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana kewenangan Dinas Pendidikan dalam proses penentuan atau rekomendasi tenaga teknis pada program revitalisasi yang pelaksanaannya tercantum berada di bawah P2SP.

Tak hanya itu, Lina juga menyebut adanya anggota keluarganya bernama Lukman yang disebut bertanggung jawab dalam kegiatan revitalisasi tersebut.

“Kalian ngomong aja sama adik saya yang bernama Lukman, dia yang bertanggung jawab atas kegiatan ini juga,” tambah kepseknya

Keterangan tersebut memunculkan dugaan bahwa kepala sekolah tidak hanya terlibat dalam pengelolaan kegiatan, tetapi juga diduga merekrut atau melibatkan anggota keluarganya dalam pelaksanaan revitalisasi.

Jika benar terdapat hubungan keluarga sekaligus peran penting dalam pengelolaan kegiatan, kondisi tersebut patut mendapat perhatian dan klarifikasi lebih lanjut, khususnya terkait mekanisme pemilihan tenaga teknis, pembagian tugas P2SP, serta kepatuhan terhadap ketentuan program bantuan pemerintah.

Terlebih, kegiatan tersebut menggunakan anggaran negara dengan nilai lebih dari setengah miliar rupiah. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, serta independensi dalam pelaksanaan pekerjaan menjadi hal penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar digunakan sesuai tujuan dan ketentuan yang berlaku.

Dugaan rekomendasi tenaga teknis oleh Dinas Pendidikan serta keterlibatan keluarga kepala sekolah dalam kegiatan tersebut perlu diklarifikasi secara terbuka oleh pihak terkait.

Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat perlu menjelaskan apakah benar memberikan rekomendasi atau menentukan tenaga teknis untuk revitalisasi TK Amanah, serta apa dasar kewenangan dan mekanisme rekomendasi tersebut.

Selain itu, perlu dijelaskan pula apakah keterlibatan Lukman yang disebut sebagai adik kepala sekolah dalam kegiatan revitalisasi tersebut telah sesuai dengan petunjuk teknis dan ketentuan program bantuan pemerintah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Tulang Bawang Barat belum memberikan penjelasan terkait dugaan rekomendasi tenaga teknis tersebut.

Pihak terkait tetap diberikan ruang untuk memberikan klarifikasi dan penjelasan agar informasi mengenai pelaksanaan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan TK Amanah dapat diketahui secara transparan oleh publik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

2018 Harian Trending by DIAN | Powered by Hariantrending.com