Tulang Bawang – Baznas berkolaborasi bersama pemkab Kabupaten Tulang Bawang menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan kontribusi pembayaran zakat terbesar di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang.
Hal tersebut disampaikan langsung Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tulang Bawang, Ir. Rudi Jalal Atiek, saat kegiatan launching Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) dan relokasi rumah korban banjir yang berlangsung di Talang Tembesu, Minggu (6/7/2026).
Dalam sambutannya, Rudi Jalal Atiek mengungkapkan bahwa pendapatan zakat di Kabupaten Tulang Bawang mengalami peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan sebelumnya.
“Alhamdulillah, terjadi kenaikan pendapatan zakat sekitar 50 persen. Saat ini telah mencapai sekitar Rp120 juta dari sebelumnya sekitar Rp60 juta.
Walaupun demikian, angka tersebut masih sekitar 50 persen dari target yang kami tetapkan. Untuk pembayar zakat terbesar saat ini berasal dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dana zakat yang terkumpul akan disalurkan melalui berbagai program sosial Baznas, salah satunya program Rumah Tinggal Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Dana zakat yang dihimpun akan terus kami salurkan melalui sejumlah program kemanusiaan dan sosial, termasuk program RTLH seperti yang dilaksanakan hari ini,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tulang Bawang, M. Ami Iswandi Ismed Balaw, S.Kom., M.M., mengatakan pihaknya terus mendorong seluruh jajaran pendidikan serta para dewan guru untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baznas Kabupaten Tulang Bawang.
Menurutnya, Baznas telah terbukti memberikan manfaat nyata kepada masyarakat melalui berbagai program sosial yang tepat sasaran.
“Kami telah mengimbau seluruh jajaran dan dewan guru melalui PGRI untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, serta menyisihkan sebagian penghasilan dalam bentuk zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melihat secara langsung hasil dari penyaluran tersebut melalui program bedah rumah dan bantuan kepada masyarakat,” lanjutnya.
Program RTLH dan relokasi rumah korban banjir tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, Baznas, dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Tulang Bawang.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar